Nupho

Pantai Kuta Kebanjiran Bangkai Ikan..

Posted on: December 4, 2008

Pantai Kuta yang merupakan obyek kunjungan wisatawan mancanegara kebanjiran aneka sampah dan bangkai ikan.

Pantai Kuta merupakan tempat wisata Pulau Bali yang cukup dikenal oleh para turis, kini daerah tersebut menjadi daerah yang kebanjiran aneka sampah.

“Tidak hanya sampah, ratusan bahkan ribuan ikan mati juga kembali mendarat ke hamparan pasir putih yang biasa dipakai tempat berjemur oleh para pelancong,” kata laporan dari Kuta, Kamis (27/12).

Pada garis pantai sepanjang kurang lebih 10 kilometer itu, hampir di setiap sisinya ditaburi sampah dan ikan mati yang mayoritas berukuran sebesar gagang telepon rumah atau telapak kaki bocah usia sekolah taman kanak-kanak.

Petugas pada Posko SAR Balawista menyebutkan, onggokan sampah yang sebagian besar berupa barang-barang dari plastik tersebar di daerah pantai setelah digiring ombak besar.

Menurut dia, ombak cukup besar setinggi 1 sampai 1,5 meter sempat muncul pada Kamis dini hari hingga pagi hari bersamaan dengan munculnya angin yang cukup kencang. Ketika ombak mulai mereda itulah, di sepanjang Pantai Kuta kemudian muncul onggokan-onggokan sampah dan bangkai ikan dalam jumlah cukup besar.

Akibat dari kejadian tersebut, Tidak sedikit turis yang akhirnya “balik kanan” begitu melihat kawasan pantai penuh dengan taburan bangkai ikan dan sampah yang digiring ombak dari tengah laut karena merasa jijik.

Mengenai penyebab mati dan terdamparnya ribuan ikan, baik Kabag Humas maupun petugas pada Dinas Perikanan dan Kelautan Badung, mengaku belum dapat menyebutkan sekarang.

Peristiwa yang muncul di Kuta kali ini merupakan yang ketiga kalinya setelah pada pertengahan Februari dan Nopember lalu terjadi hal serupa.

Pada kejadian yang muncul pertama kali, sempat disimpulkan bahwa ikan cukup banyak mati akibat adanya tebaran plankton yang mengandung racun. Plankton beracun jenis dinoflagelata yang ketika itu sedang blooming sebagai dampak dari fenomena alam El-Nino, diduga kuat telah dimakan oleh berbagai jenis ikan hingga mengakibatkan kematian bagi satwa air tersebut.

Namun petugas pada Dinas Perikanan dan Kelautan Badung menduga bangkai ikan tersebut buangan para nelayan di tengah laut kemudian digiring ombak merapat ke pantai, seperti halnya sempat terjadi pada tahun lalu di pantai yang sama.

Sumber:
Kompas
Kapan lagi.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: